Ingin Memulai Investasi Online? Begini Tahapannya

Di zaman serba berbasis teknologi seperti saat ini, segala aspek kehidupan mulai bertransformasi dalam bentuk digital, termasuk ekonomi. Investasi sebagai tabungan simpanan untuk masa depan juga telah berinovasi ke dalam bentuk digital. Kini, Anda bisa berinvestasi secara online. Melalui layar gawai, Anda bisa mengalokasikan dana yang Anda miliki untuk investasi dan mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Investasi online yang merupakan cara investasi millenial itu dapat dilakukan dengan proses P2P Lending.

P2P lending adalah layanan investasi dalam sebuah platform online yang mempertemukan seorang peminjam yang membutuhkan dana dengan investor (pemilik dana) yang akan meminjamkan modal kepada peminjam. Dalam platform tersebut, peminjam yang ada tidak hanya terdiri atas satu orang atau satu pihak (UMKM) saja, namun banyak data peminjam yang membutuhkan dana. Pada platform P2P lending, data peminjam meliputi identitas diri dan bidang usaha yang dikerjakan. Si peminjam akan mengajukan permintaan pinjaman dana kepada pemilik dana (investor) yang kemudian akan direview oleh pihak pemilik dana/modal (investor) mengenai kelayakannya.

Peminjam harus melampirkan dokumen-dokumen yang bisa mendukung diterimanya permintaan pinjaman dana tersebut, seperti kejelasan usaha, laporan keuangan usaha, omzet, dan lain sebagainya yang meliputi data diri pribadi dan usaha. Ketika investor menerima pinjaman dana tersebut, akan ada notifikasi kepada calon peminjam berupa angsuran dana yang harus dibayarkan per bulan berikut suku bunga yang diterapkan. Melalui penerapan bunga inilah investor mendapatkan keuntungan.

Dalam meninjau profil pengaju pinjaman, investor haruslah berhati-hati dalam menganalisa data yang diberikan secara online. Investasi terpercaya ini juga tetap memiliki resiko seperti bentuk investasi lain, namun tak sebesar resiko investasi konvensional. Resiko yang ada melalui investasi berbentuk P2P lending ini meliputi hal yang berkaitan dengan pembayaran angsuran pinjaman, seperti menunggak atau tidak membayar. Untuk menghindari hal tersebut atau meminimalisir resikonya.

Investor hendaknya tak hanya menggelontorkan keseluruhan dana investasi kepada satu peminjam saja, namun melakukan pemberian dana kepada beberapa pihak peminjam yang disebut dengan diversifikasi pinjaman. Dengan melakukan diversifikasi pinjaman, investor bisa meminimalisir terjadinya resiko pembayaran dan juga memperoleh keuntungan yang maksimal melalui suku bunga berbeda yang diterapkan kepada peminjam. Bentuk investasi seperti ini juga memiliki dampak sosial yang baik, karena jenisnya yang sama seperti crowdfunding yang membantu mendanai pihak-pihak yang membutuhkan dana untuk badan usahanya, pendidikan, atau kesehatan.

Investasi P2P lending bisa Anda lakukan melalui beragam situs web atau aplikasi penyedia layanan P2P lending. Beberapa aplikasi P2P lending menyediakan fitur yang bisa meninjau calon peminjam sehingga lebih terfilter saat profil peminjam sampai kepada calon investor. Investasi ini menerapkan bunga yang fleksibel, mulai dari 15% per tahun dan bisa meningkat bunganya tergantung resiko yang mungkin terjadi.

Semakin besar resikonya, maka bunga yang diberikan pun semakin tinggi. Melalui penerapan bunga inilah investor bisa mendapatkan keuntungan sekaligus mengembangkan keuangannya. Investasi online P2P lending ini tergolong mudah dan praktis, karena semua proses berbasis digital, dan bisa diakses melalui layar gawai Anda. Investasi yang menjamin sekuritas finansial yang lebih mudah diakses tentu memberikan manfaat yang lebih dibandingkan dengan jenis investasi lainnya yang konvensional.

Dana yang digelontorkan investor bisa dipilih tergantung minat  dan tentunya memiliki manfaat sosial dalam membantu perekonomian masyarakat yang membutuhkan dana untuk UMKM, pendidikan, hingga kesehatan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *