Ini Dia Gejala-gejala Kesehatan yang Harus di Periksakan ke Dokter Spesialis Urologi

Setiap orang baik itu pria maupun wanita pastinya memiliki sistem saluran kemih, karena bagian yang satu ini nyatanya memang memiliki peran yang sangat penting di dalam proses pengeluaran zat-zat sisa dalam bentuk urine. Bahkan juga terdapat dokter spesialis urologi  yang menangani kondisi tersebut jika seandainya Anda memiliki masalah dengan saluran kemih, sehingga nantinya pengobatan juga bisa dilakukan secara lebih optimal untuk mengatasi penyakit tersebut.

Tindakan medis yang dilakukan oleh dokter spesialis saluran kemih ini nyatanya juga sangat banyak, hal tersebut bergantung dengan kondisi kesehatan yang dialami. Banyak orang yang mungkin secara sadar atau tidak sering kali merasakan gejala-gejala yang tidak menyenangkan pada tubuh mereka, khususnya adalah yang berhubungan dengan urologi ini, seperti diantaranya adalah:

  1. Perubahan warna yang terjadi pada urine secara tidak normal, seperti diantaranya adalah menjadi merah muda atau bahkan juga merah dan coklat pekat. Ini mengindikasikan ada zat-zat yang ikut dikeluarkan oleh urine padahal sebenarnya tidak boleh dikeluarkan, seperti diantaranya adalah darah.
  2. Merasakan nyeri yang terjadi pada bagian punggung bawah, nyeri di area sekitar perut dan juga disertai dengan para mual hingga muntah.
  3. Rasa nyeri yang terjadi saat buang air kecil.
  4. Merasa selalu ingin buang air kecil, kondisi yang satu ini dipicu oleh berbagai macam faktor, seperti yang normal disebabkan karena jumlah air yang dikonsumsi memang berlebihan atau bisa jadi gejala penyakit berbahaya.
  5. Volume urine yang dikeluarkan sangat sedikit.
  6. Tidak dapat menahan rasa ingin buang air kecil
  7. Terdapat benjolan pada bagian testis.
  8. Mengalami disfungsi seksual
  9. Masalah kesuburan yang dialami oleh pria.

Jika seandainya Anda merasakan beberapa gejala di atas, maka hendaknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis urologi. Maka nantinya mereka akan langsung melakukan beberapa tindakan medis untuk mengetahui faktor penyebabnya dan juga penanganan yang paling tepat untuk mengobati kondisi tersebut, seperti diantaranya adalah:

  1. Tes pencintraan hal ini dilakukan dengan menggunakan alat layaknya rontgen, CT scan, kemudian juga USG, MRI maupun dengan urografi, untuk mengetahui secara langsung kondisi apa yang terjadi pada bagian saluran kemih pasien tersebut.
  2. Sistokopi, ini adalah sebuah prosedur dengan mengandalkan alat khusus yang dinamakan sebagai sitoskop, guna melihat saluran kemih dari pasien.
  3. Melakukan pemeriksaan laboratorium, diantaranya adalah dengan melakukan tes urine dan juga tes darah untuk mengetahui kandungan apa saja yang ada di dalam urine tersebut, apakah masih normal atau sudah tidak normal, karena bisa jadi bagian yang bermasalah adalah ginjal.
  4. Tes urodinamik, ini adalah sebuah tes yang digunakan dalam mengukur tekanan dan juga volume kandung kemih dari pasiennya.
  5. Tes residu urine, ini digunakan untuk mengukur seberapa cepat urine dikeluarkan dari dalam tubuh, juga digunakan untuk melihat berapa sisa urine yang masih ada di dalam kandung kemih pasien.

Setidaknya itulah beberapa tindakan medis yang akan dilakukan terkait dengan keluhan dari pasien, jika seandainya pengobatan secara oral masih memungkinkan untuk dilakukan, sudah pasti nantinya akan menggunakan obat-obatan oral tersebut. Namun jika seandainya masalah yang dialami sifatnya lebih parah, sudah pasti harus dilakukan pengobatan dengan jalan operasi. Berobat ke dokter yang tepat yang menangani masalah saluran kemih ini adalah spesialis urologi.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *