Mengintip Teknologi Jersey Super Ketat TechFit PowerWeb yang Super Nyaman

Pernahkah kamu melihat para pemain sepak bola atau futsal yang mengenakan jersey super ketat? Jersey ketat tersebut bukan sembarang ketat, tetapi sudah dibenami dengan teknologi yang diberi nama TechFit PowerWeb. Mahluk macam apakah TechFit PowerWeb tersebut? TechFit PowerWeb yaitu sebuah teknologi yang dikembangkan sejak 1998 oleh pabrikan apparel terkemuka Adidas yang berkantor pusat di Herzogenaurach, Jerman.

Pada awalnya, teknologi ini dikenal sebagai pakaian kompresi, lazim digunakan oleh atlet renang seperti Ian Thorpe. Di ajang Piala Dunia 2010 inilah, pabrikan tersebut berkesempatan unjuk gigi melalui inovasi terbaru mereka.

Inovasi TechFit PowerWeb ini telah di uji di University of Calgary Kanada, dan terbukti dapat meningkatkan performa pe-main sepak bola, baik dari segi kekuatan, daya tahan, maupun kecepatan. Teknologi TechFit dapat meningkatkan kekuatan sebesar 5,3 persen, kekuatan lompatan vertikal sebesar 4 persen, kecepatan lari 1,1 persen, dan daya tahan sebesar 0,8 persen. Sekilas TechFit PowerWeb Pada awalnya, pengaplikasian teknologi TechFit PowerWeb ini yaitu pada cabang olah raga lari dan renang.

Salah satu prototipe pertama yang telah diluncurkan, sudah melahirkan kejutan besar pada 2003 lalu saat pelari asal Saint Kitts and Nevis, yaitu Kim Collins, menjadi juara dunia lari 100 meter di Paris dengan catatan waktu 9.98 detik. Sejak itu, dari sisi bahan ataupun teknologi dan aplikasi telah mengala-mi penyempurnaan. Akhirnya, prototipe tersebut dikenal luas sebagai pakaian kompresi yang memiliki fungsi meredam terjadinya vibrasi atau getaran pada otot sehingga kekuatan otot menjadi lebih fokus yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketahan, kekuatan, dan kecepatan si atlet.

Kostum bola yang telah dibenami teknologi TechFit PowerWeb akan memiliki semacam pita yang memiliki pola tertentu yang dibentuk oleh sebuah material yang bernama TPU (ther-moplastic polyurethane) sehingga dapat menekan bagian bawah permukaan kostum. Jadi, saat kostum dikenakan oleh pemain akan kelihatan ketat. Tentunya, kaum hawa yang menggemari bola mungkin akan merasa senang. Sebab, bintang pujaannya tampil lebih macho berkat mengenakan kostum berteknologi TechFit PowerWeb.

Mengintip Teknologi Jersey Super Ketat TechFit PowerWeb yang Super Nyaman

Sebanyak tiga klub anggota di Uga sepak bola Amerika Serikat (MLS), yaitu DC United, Chicago Fire, dan LA Galaxy, sudah lebih dulu mencicipi teknologi kostum TechFit PowerWeb. Hal ini jauh sebelum digunakan oleh dua belas kontestan di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, seperti Jerman, Spanyol, Prancis, Jepang, Paraguay, Afrika Selatan, Nigeria, Argentina, Meksiko, Yunani, Slovakia, dan Denmark.

Jika pemain enggan mengenakan kostum ketat yang dinilainya kurang nyaman, mereka dapat memilih teknologi lainnya yang disematkan dalam kostum yang tak kalah canggihnya, seperti fitur teknologi Formotion ataupun ClimaCool. Lewat teknologi Formotion, pemain akan mendapatkan keleluasaan bergerak. Menggunakan pola sedemikian rupa (mengikuti pola Helix) sehingga memiliki keleluasaandalam bergerak saat pemain bermanuver, bentuk kostum akan mengikuti kontur dari tubuh.

Sementara fitur ClimaCool lebih kepada kenyamanan pemain saat mengenakan kostum. Kostum ini akan menyesuaikan dengan cuaca di sekitarnya sehingga suhu optimum atlet tetap terjaga. Selain ClimaCool, ada juga teknologi Climalite. Teknologi ini memungkinkan kostum senantiasa kering dan nyaman.

Wah sungguh menarik bukan? Walau terlihat menyesakkan badan, namun nyatanya jersey ketat TechFit banyak diburu para pecinta olahraga terutama olahraga futsal loh. Mereka kerap menggunakan bahan tersebut untuk bikin jersey futsal custom agar dapat disesuaikan dengan desain yang mereka inginkan.

Itu tadi beberapa info mengenai teknologi jersey TechFit PowerWeb, semoga bermanfaat

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *